Jalan Usaha Tani Di RA II Senilai 159 Juta Lebih Mulai Dibangun

Daerah, Info Desa, Minsel66 Dilihat

BHARINDOSULUT.COM,Minsel – Pemerintah Desa Rumoong Atas II, dibawah komando pejabat hukum tuaua Readheart Maun terpantau hari ini Senin (11/10/2021) melaksanakan perletakan batu pertama pembangunan jalan usaha tani yang berlokasi perkebunan mamalapa.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua BPMJ GMIM Imanuel Rumoong Atas, Pendeta Marlin Langkun-Taniowas,MTh.

Turut hadir Camat Tareran Hizkia Kondoj,S.Sos, Hukum Tua Readheart Maun, SE, BPD, LPM Tokoh Masyarakat, Frangky Rungkat, S.Pi selaku pembina desa, Merry Paath dan seluruh perangkat desa.

Masyarakat Desa Rumoong Atas II Kabupaten Minahasa Selatan dalam waktu bisa menikmati jalur transportasi yang nyaman sebagai fasilitas jalan menuju perkebunan, yakni Jalan Usaha Tani (JUT) Perkebunan Mamalapa.

Infrastruktur tersebut berupa Rabat Beton sepanjang 600 m x 1,25 m, yang bersumber dari APBDes Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 159.561.000 juta.

Readhear Maun mengatakan, pembangunan JUT sangat bermanfaat bagi kelangsungan usaha tani di wilayah Desa Rumoong Atas II, antara lain persawaham dan hasil bumi lainnya.

“Yang pasti jalan ini akan memangkas waktu dan biaya usaha tani. Petani sawah dengan mudah bisa mengangkut hasil panen ke jalan raya untuk segera diangkut ke rumah. Diharapkan dengan adanya jalan tersebut, biaya produksi berkurang. Bongkar muat barang yang sebelumnya diakukan dengan tenaga manusia, kini digantikan kendaraan,” ujar Maun saat dikonfirmasi media ini dilokasi.

Di sisi lain, petani tidak mungkin menaikkan harga jual terlalu tinggi sebagai kompensasi atas adanya biaya transportasi. Hal tersebut menjadi salah satu penghambat kemajuan bagi para petani di Desa Rumoong Atas II.

“Tahun 2021 ini petani Desa Rumoong Atas II bisa sedikit bernafas lega dengan dibangunnya jalan yang menembus area perkebunan hingga ladang atau pesawahan. Warga dan petani pun merelakan lahan pertaniannya demi pembangunan jalan yang ditunggu-tunggu tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Tareran Hizkia Kondoy,S.sos mengatakan, akan terus mendukung aspirasi masyarakat yang bermuara pada kesejahteraan dan pemberdayaan.

“Saya paham, jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Untuk itu akan kami upayakan untuk mengawal dan menuntaskan pembangunan JUT ”,katanya.

Camat Hizkia memuji kerja sama warga desa yang turut membangun infrastruktur jalan tersebut. Menurutnya, dengan pembangunan proyek fisik secara swakelola dan padat karya dapat melatih kemandirian warga sekaligus menumbuhkan rasa memiliki di hati warga. (Britmi)

Komentar