Selain Vaksinasi, Pemdes Tumaluntung Satu Cegah Stunting Dengan Menggelar Posyandu

Minsel63 Dilihat

BHARINDOSULUT.COM, Minsel – Pada beberapa waktu lalu pada (24/02/2022) pemerintah desa Tumaluntung 1 menggelar kegiatan vaksinasi yang bekerjasama dengan UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Tareran dengan maksud mengurangi resiko warga terkonfirmasi positif covid – 19. Setelah kegiatan tersebut diikuti dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) pada hari Rabu (09/03/2022).

Pejabat hukum tua desa Tumaluntung Satu melalui Sekretaris Desa Ruddy Longdong mengatakan bahwa percepatan vaksinasi diutamakan karena warga penerima BLT DD harus divaksin terlebih dahulu.

“Sesuai anjuran pemerintah bahwa warga penerima BLT DD harus divaksin, karena kalau tidak bisa jadi bantuan akan di tunda ataupun bisa di hapus”, tegas Sekdes.

Terpantau hari ini Jumat (11/03/2022) pemerintah desa bersama kader posyandu yang ada di Tumaluntung Satu bekerjasama dengan UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Tareran melaksanakan program posyandu yang di dalamnya ada pemeriksaan kesehatan untuk lansia bersama balita sekaligus mengontrol berat badan.

“Jadi untuk balita ada penimbangan berat dan pengukuran tinggi badan, ada juga imunisasi penyuntikan vaksin campak, DPT, polio”, ucap Meike Kalumata perawat puskesmas Tareran.

Arther Mokalu pejabat hukum tua desa Tumaluntung Satu setelah dihubungi wartawan media ini via WhatsApp, beliau mengungkapkan kegiatan posyandu ini adalah salah satu cara mengatasi Stunting.

“Menurut informasi, baik melalui media televisi, Stunting adalah salah satu gangguan pertumbuhan pada balita, jadi untuk mengatasi hal tersebut kami menggelar posyandu yang bersumber dari pembiayaan dana desa demi pertumbuhan generasi muda desa Tumaluntung Satu yang berguna di masa yang akan datang”, jelas Arther Mokalu.

Turut hadir dalam kegiatan hari ini pendamping lokal desa Boyke Kaani ketua TP PKK desa Fillia Kondoy petugas dari puskesmas Tareran, serta para peserta posyandu.

(Britmi)

Komentar